Kamis, 05 Oktober 2017

Cara Beternak Ayam Bangkok

berternak ayam bangkok

Beternak Ayam Bangkok - metode Beternak Ayam Bangkok - terhadap kesempatan kali ini ternak pertama akan membahas tentang Ayam Bangkok. YaBagaimana. metode beternak ayam bangkok yang benar? level awal dalam beternak ayam bangkok yang butuh anda laksanakan ialah Memilih Indukan. Memilih indukan Ayam Bangkok dengan nilai mutu yang paling baik bukanlan sesuatu perkara yang gampang buat kita lakukan, terlebih lagi bagi kita yang belum mengenali banyak mengenai ayam satu ini, Perihal ini disebabkan ciri-ciri umum serta kusus mengenai ayam bangkok sesegera mungkin anda kenali saat akan memilih atau membeli Ayam Bangkok sebagai indukan yang nantinya akan dijadikan sebagai hewan ternak. metode berternak ayam bangkok sebetulnya tak terlampau susah akan tapi bila anda belum mengenal lebih jauh mengenai ayam ini akan menjadi kendala yang amat berarti, yang butuh kalian perhatikan dalam berternak ayam bangkok ialah ketika pemilihan induk bangkok yang baik serta bermutu. buat menghasilkan peranakan bangkok yang baik. Dalam berternak ayam bangkok, sebagusnya saat pengawinan induk betina serta pejantan bangkok sesegera mungkin dalam keadaan bugar sehat, pasal bila saat sistem pengkawinan salah satu salah satu indukan betina maupun pejantan dalam keadaan sakit atau mempunyai kelainan, dapat mengakibatkan peranakan ayam bangkok yang tak baik juga atau kejadian yang kerap berlangsung kebiasaannya peranakan akan merasakan kelainan. Perihal tersebut jelas akan berdampak terhadap harga jual ayam tersebut akan terpengaruh atau akan lebih murah Beternak Ayam Bangkok

metode berternak ayam bangkok di antaranya :

berternak ayam bangkok


Berikut ini ternak pertama akan membagikan tips metode beternak ayam bangkok yang benar. bila anda akan atau berencana akan beternak ayam bangkok semoga tulisan ini berguna untuk anda.


  1. Pilih induk bangkok yang baik dan sehat
  2. Pilih Pejantan bangkok yang bugar 
  3. Siapkan kandang umbaran, pasal perkawinan di kandang umbaran lebih baik dari terhadap di kandang dodogkan. Karena sistem perkawinan lebih alami.
  4. Kandang anak ayam bangkok sebagusnya di untuk sebelum di kawinkan, agar saat menetas nanti, anak ayam bangkok siap buat.
  5. dipindahkan Perhatikan pakan induk serta anak ayam bangkok. 
Mengawinkan induk bukanlah job yang susah, teruntukkan bagi peternak yang sudah berpengalaman. Perihal yang sulit merupakan menelusuri bakal Pejantan serta Indukan yang bermutu. Mengawinkan induk dapat anda laksanakan di kandang umbaran atau banyak orang menyebutkan dengan proses kawin tembak (doddogan). metodenya induk betina dipegangi, lantas induk jantan akan mengawini si betina. metode ini terkenal serta paling manjur dan laju menghasilkan keturunan. 

Induk jantan yang baik kebiasaannya tidak terlampau sulit dikawinkan dengan metode dogdogan. Apabila induk jantan tidak mau mengawini induk betina dengan metode dogdogan, sebagusnya induk jantan serta induk betina dikawinkan di dalam kandang umbaranSatu. ekor pejantan dapat mengawini 3-4 induk betina. Perkawinan juga dapat anda laksanakan dengan metode inseminasi buatan, tapi metode layaknya itu ini jarang dilaksanakan pasal dengan perkawinan natural telah cukup gampang dilaksanakan serta tak mengeluarkan anggaran khusus buat membeli peralatan inseminasi.

Induk yang sudah dikawinkan akan bertelur seminggu sehabis dikawinkan. Induk betina ayam bangkok bertelur terbatas, tidak lebih dari 20 butir tiap periodenya. Perihal ini jelas lain hal dengan ayam kampung yang dapat bertelur hingga 40 butir buat tiap periode. Telur-telur tersebut dapat dierami oleh induknya atau dapat juga ditetaskan di dalam mesin tetas. buat usaha skala kecil, penetasan dapat dilaksanakan oleh induknya, tapi buat usaha berskala besar, teruntukkan peternakan yang mendagangkan anakan (DOC), penetasan dengan mesin tetas dapat mempercepat kapasitas produksinya.

Anak ayam akan menetas sehabis dierami oleh induknya selagi 21 hari atau setara dengan penetasan memakai mesin tetas. Anak ayam yang baru menetas dapat ditempatkan dikandang postal sehabis berumur dua hari. Kandang postal anak ayam dikasih pemanas yang bertujuan sebagai induk buatan. Satu lagi yang butuh anda perhatikan dalam mengawinkan ayam bangkok ialah dengan tak mengawinkan saudara sekandung (berinduk sama). tapi perkawinan antara induk (F1) dan anak (F2) tetap diperkenankan. Begitu juga dengan perkawinan antara induk (F1) dan cucu (F3).

Ciri-Ciri Ayam bangkok petarung 
  • Batok kepala serta tulang alisnya tebal.
  • Bulu serta kuku mengkilap , teruntukkan terhadap bulu sayap dan ekor.
  • Kaki bersisik kasar, dengan bentuk dari persegi empat hingga bulat.
  • Kepalanya berupa buah pinang.
  • Ketika berdiri, perilaku tubuhnya tegak. 
  • Mata masuk ke dalam, sipit, dan jernih. 
  • Kulit muka kasar, tebal dan berwarna merah.
  • Paruh besar, kuat melengkung, beralur mulai dari celah hidung ke arah muka. 
  • Celah hidung agak ke depan. 
  • Jari kaki panjang, kecil, kuat dan lapisan jarinya mekar. 
  • Pintar dalam memukul level vital lawan
  • Pukulan keras dan seksama. 
  • Semangat tarung tinggi.

0 Komentar Cara Beternak Ayam Bangkok

Posting Komentar

Back To Top