Jumat, 06 Oktober 2017

Cara Ternak Ayam Cemani Asli Hingga Sukses

ternak ayam cemani

 Ternak Ayam Cemani - Ayam Cemani diantaranya salah satu ayam hias asli Indonesia yang memiliki ciri khas yang tak dimiliki ayam hias lainnya. Konon, ayam cemani terhadap awalnya cuma adanya di Indonesia. kini ini ayam cemani sudah adanya di beragam negara yang memiliki ketertarikan terhadap ayam yang memiliki warna serba hitam ini.

Tak sedikit para peneliti dari perguruan tinggi yang meneliti mengenai ayam cemani ini. Namun result studi selengkapnya mengenai Ayam Cemani ini belum resmi dirilis hingga kini yang dapat menjawab rasa penasaran masyarakat terhadap Ayam Cemani ini. Hingga sekarang banyak masyarakat yang menanyakan mengenai pengakibat warna hitam terhadap keseluruhan area ayam, efek makanan pada warna ayam serta pembuktian jikalau darah Ayam Cemani benar-benar hitam serta bukan result rekayasa semata.

Terlepas dari beragam teori atau misteri yang melingkupi ayam cemani, saat kita akan beternak Ayam Cemani kita tak butuh secara detail mengenai Ayam Cemani. Yang kita butuhkan ialah pengetahuan mengenai tata metode memelihara Ayam Cemani dari anakan hingga indukan sehingga dapat meminamalisir terjadinya kematian terhadap ayam.

Pemeliharaan saat anakan ayam baru menetas

Saat anakan ayam berusia 4 hari, laksanakan vaksinasi tetelo atau ND (Newcastle disease ) yang diulang terhadap usia 4 minggu serta 4 bulan. disamping itu bisa divaksin dengan vaksin cacar. buat konsumsi harian anakan ayam cemani bisa ditingkatkan sesuai dengan usia ayam.

Makanan buat anakan ayam berbentuk konsentrat berbentuk voer atau BR murni yang belum dikasi campuran apapun. buat 4 minggu pertama konsumsi harian sekitar 400 gram/ ekor. terhadap 4 minggu berikutnya, pemberian dilipatgandakan hingga menjadi 838 gram/ ekor hingga usia 8 minggu.

Pemeliharaan waktu remaja serta dewasa

Selepas anakan berusia sekitar 3 minggu anakan ayam bisa dipindahkan ke kandang yang lebih besar. Kandang tersebut diusahakan ke timur agak sinar matahari bisa leluasa masuk ke dalam kandang ayam sehingga kandang senantiasa kering. Kandang yang lembab akan memudahkan ayam terjangkit penyakit. Besarnya kandang disesuaikan dengan hitungan ayam serta usia ayam. makin besar ayam tersebutkan dibutuhkan kandang yang lebih besar.

terhadap saat itu anakan cemani bisa diberikan makanan tambahan layaknya bekatul, dedak serta nasi yang belum basi. Tambahan pakan tersebut dimaksudkan buat kurangi pengeluaran pakan ternak. Makanan tersebut bisa dicampurkan menjadi satu. terhadap saat ayam cemani memasuki waktu bertelur, butuh penambahan beragam vitamin, jadi makanan dapat ditambahkan dengan makanan ayam petelur. Perihal itu buat menunjang produktivitas serta nilai mutu telur yang dihasilkan.

Kandang buat cemani dewasa

Ayam Cemani yang sudah dewasa bisa diletakkan dalam kandang yang berukuran lebih kecil di bandingkan dengan kandang umbaran. Kandang tersebut berukuran lebih kecil serta cuma memuat sekitar 5-6 ekor saja dengan komposisi 1 jantan dengan 4-5 betina
Bisa juga kita memakaikan kandang yang cuma dapat diisi 2 ekor per kandang supaya sehabis pejantan membuahi betina tersebutkan betina bisa diubah dengan yang lain. Begitu seterusnya sehingga seluruh betina sudah dibuahi pejantan.

0 Komentar Cara Ternak Ayam Cemani Asli Hingga Sukses

Posting Komentar

Back To Top